nurulmuna yem nurul muna yem nurulmunayem
nurulmuna yem nurul muna yem nurulmunayem

26 May 2011

Disclosing disability.

Aku tak layak untuk penat dengan mainan dunia, I haven't paint the whole world with my colour yet. 
Aku masih muda. Aku masih punya peluang. Aku harus cuba akur dengan semua ni.
Walau kenyataan menyakitkan hati. Perjuangan! Itu yang harus aku fokuskan sekarang.
You may see me always keep smiling, always laugh, never seems to have any problems. 
Ah crap. Who doesn't have problems lah? Those who knows me best, for sure akan lihat aku menangis.
Serious punya cakap. Kalau dengan orang tercinta, susah aku nak sembunyikan perasaan. 
Terimakasih yang pernah lihat aku menangis. Wah ganjilnya statement, hihihihihihi.
That's my disability. I cry too, people. Everybody does. 
Only that I do it in my own way. 
Urgh.
Reality hurts man. 
You're surrounded by able people while you are discreetly disable. That's me. 
Accepting reality; it hurts. 

Setiap yang terjadi ada hikmahnya, dan hikmahnya sama ada kita bakal ketahui atau kita takkan ketahui hingga ke akhirnya. Usaha, tawakal, dan redha InsyaAllah. 
-by anonymous.  



May peace be upon you.