nurulmuna yem nurul muna yem nurulmunayem
nurulmuna yem nurul muna yem nurulmunayem

26 November 2011

Awal Muharram :)

Selamat menyambut tahun Hijrah yang ke 1433 kepada semua umat Islam.
Alhamdulillah, sampai sudah tahun baru. Harapan aku, agar tahun ini lebih baik dan bersinar dari tahun-tahun yang sebelumnya. Tiada lagi tahun yang kelam, tiada lagi tahun yang hanyut, tiada lagi tahun yang hampa. Harapan aku agar tahun ini, kita semua tidak lagi alpa. Tidak lagi hancur mengikut perasaan dan tidak lagi ranap mengikut nafsu serakah. Agar semua majoriti amal kita adalah putih dan bukan hitam. Aku betul-betul mengharapkan yang baik-baik sahaja pada tahun ini. Semoga semua doa kita diberkahinya dan semoga kita berjaya meraih kemenangan di akhirat.

Assalamualaikum.

14 November 2011

Have you ever wondered?

When you know you are in Allah's hands, you are fine. You know he's always there, and everything happens for a reason, which is His reasons. Sometimes the reason is naked to the eye, sometimes it's not. But realizing upon this, it's easy for us to redha.

But there are times when you feel impatient too. And keep asking why. And keep saying that life is unfair against you. You don't think you can stand the pain, and you can't have that redha in you.

Why?

The question remains.

But from my opinion, yes, indeed life is in Allah's hands, and the paths are all set up by him. But satanic whispers are always chasing you, keep leading you to the wrong path until you're lost. So when you are lost, just remember that the right path is never too far.  The question is, when? It sounds easy, yeah. "You can always turn around and pick the right path." But the duration of your realization and the moment when you actually change for the better can be a long time, actually. The time span, is going to lead to many other misleading path until you meet the right path. Or for some lucky people this path is always in front of them and all they have to do is follow. Maybe they are blessed. But people who have gone through many obstacles to meet the right path are the luckiest ones, I suppose. Because from mistakes, we'll learn and we survive other obstacles. Still, if you ask others, no one will ever say that their life is easy.
Well....
Life have no undo button, for things you've done, but you can actually undo your mistakes by showing regrets in your repentance. Because Allah is Most Forgiving and the Pardoner.

Like I would say, hope you are in the well. [harap anda didalam perigi]

Okbai.

13 November 2011

Repentance.

Terkadang kita dibisikkan putus asa oleh syaithan bahwa taubat kita tidak akan lagi diterima oleh Allah swt dan menanamkan perasaan bahwa kita telah mempermainkan Allah dengan dosa yang kembali terulang setelah taubat. Adalah kita semua makhluk yang lemah dalam menahan godaan tanpa rahmat-Nya dan Allah benar-benar tahu hal itu. Inilah kami sarikan beberapa pesan mulia dari Rasulullah saw dan pengikutnya.Diriwayatkan oleh Abu Hurairah ra bahwa dia mendengar Rasulullah saw berkataa :Ada seorang hamba jatuh dalam dosa lalu dia berkata, "Tuhanku, aku telah melakukan dosa, ampunilah aku."  Maka Tuhannya berkata, " hamba-Ku ini tahu bahwa dia memiliki Tuhan yang bisa mengampuni dosa dan menghukum dosa." Maka Allah pun memaafkannya. Lalu berselanglah waktu selama yang dikehendaki Allah, lalu dia berbuat dosa lagi maka dia pun berkata, "Tuhan, aku berbuat dosa lagi ampunilah aku." Maka Tuhannya berkata, "hamba-Ku ini tahu bahwa dia memiliki Tuhan yang bisa mengampuni dosa dan menghukum dosa." Maka Allah pun memaafkannya. Lalu berlalulah waktu sampai yang Allah kehendaki dan hamba ini kembali melakukan dosa, maka dia berkata, "Tuhan, aku berbuat dosa lagi ampunilah aku." Maka Tuhannya berkata, "hamba-Ku ini tahu bahwa dia memiliki Tuhan yang bisa mengampuni dosa dan menghukum dosa. Aku telah mengampuni dosanya maka berbuatlah sekehendaknya" (H.R Bukhari- Muslim) Ibn Rajab berkata : maksudnya selama dalam keadaan begitu (selalu bertaubat setiap berbuat salah).Diriwayatkan At Tirmidzi dari jalan riwayat Abu Bakar ra : tidak dicap sebagai orang yang gemar berbuat dosa orang yang selalu bertaubat setiap kali berbuat dosa, walau dia berulang kali jatuh dalam dosa 70 kali sehari. Diriwayatkan Al Hakim seseorang bertanya,"wahai Rasulullah, seseorang telah berbuat dosa." Rasulullah saw menjawab, "dosanya dicatat." Orang itu berkata, "tapi dia kemudian memohon ampun." Rasulullah saw menjawab, "dia diampuni dan diterima taubatnya." Orang itu berkata lagi, "tapi dia kemudian berbuat dosa lagi ?"  Rasul saw menjawab, "dicatat dosanya"  Orang itu berkata, "tapi dia memohon ampun lagi." Rasul saw berkata, "dia diampuni dan diterima taubatnya. Allah tak pernah bosan (mengampuni) sampai kalian sendiri yang menjadi bosan (meminta ampun). "Diriwayatkan dari Anas ra, seorang laki-laki datang kepada Rasulullah saw, 'wahai Rasulullah saya melakukan dosa' Rasul pun berkata, 'minta ampunlah.' Laki-laki itu berkata lagi, 'aku sudah minta ampun tapi kemudian aku melakukan dosa lagi,' Rasul pun berkata, 'kalau kamu mengulanginya, maka minta ampunlah lagi,' Laki-laki itu kembali berkata, 'aku sudah meminta ampun lagi tapi kemudian aku jatuh lagi pada dosa,' Rasul pun berkata, 'Kalau kamu melakukannya lagi, maka ulangilah minta ampun untuk yang ketiga kalinya atau keempat kalinya sampai syaitanlah yang menjadi penat (lemah)' (H.R Ibn Abi Dunya). Ali ib Abi Thalib ra berkata, "Aku sangat berharap rasa penyesalan itu adalah taubat. " (At Taubat Ibn Abi Dunya)Ada seseorang berkata pada Imam Hasan Al Bashri : tidakkah kita malu pada Allah kita meminta ampun lalu berbuat dosa lagi, kita meminta ampun lagi lalu berbuat dosa lagi. Beliau berkata, setan senang kalau ada perasaan seperti itu pada kalian. Janganlah kalian bosan meminta ampun pada Allah, menurutku itu adalah akhlak seorang mukmin (setiap kali berdosa meminta ampun). Imam Al Ghazali berpesan janganlah berhenti meminta ampun walau terus menerus berbuat dosa, siapa tahu Allah mewafatkan kita dalam keadaan kita meminta ampun. -- Sesungguhnya Allah maha memberi rahmat dan Allah selalu mendahulukan kasih sayangnya daripada murkanya. Abu Yusuf berkata : aku mendengar Abu Utsman Al Hindi berkata : "tidak ada dalam Al Qur'an sebuah ayat pun yang lebih memotivasiku dan memberikan harapan selain ayat ini -- Dan ada pula orang yang mengakui dosa-dosa mereka, mereka mencampuradukkan perbuatan baik mereka dengan perbuatan buruk. Mudah-mudahan Allah menerima taubat mereka sesungguhnya Allah Maha pengampun Lagi Menyayang --(Ibn Abi Dunya). Abu Laits Samarqandi berpesan agar kita juga tidak meninggalkan mengingat Allah walau hanya baru sebatas ucapan lisan dan belum benar-benar masuk ke dalam hati - termasuk mengucap astaghfirullah - mudah-mudahan dengan itu Allah memberi taufik rasa menyesal dalam hati dan taubat yang sebenarnya. Meninggalkan amal zhahir karena belum mampu melibatkan hatinya adalah tipu daya syaithan sebagaiman pesan Syaikh Abdurrazzaq bin Abdul Muhsin Al Abbad Al Badr. Wallahu A'lam. 
Article from Facebook. 


My word: May we all be in repentance and be accepted. InsyaAllah. Jangan pernah bongkak dan riak merasakan engkau tak pernah berbuat dosa kerana ianya fitrah manusia, yakni berbuat dosa. Too young to repent or to die? Well death is actually near, very near. We can be dead in a few minutes time, in the next hour, tomorrow, or if we are lucky, in 50 years time. But is it really lucky to be alive? Only if you fill it with good deeds that is blessed by Allah. So forget your past, because you can't change what's done, the sins. But you can erase them InsyaAllah. Persetankan syaitan itu. Forget your past, and go forward and plan your future so that this short life of yours will not be in vain. May we be rewarded with eternity in the promised land. Insya Allah T_T

04 November 2011

I'm a liar.

He’ll never fall in love he swears
As he runs his fingers through his hair
I’m laughing cause I hope he's wrong
I don't think it ever crossed his mind
He tells a joke I fake a smile
That I know all his favorite songs

He looks around the room
Innocently overlooks the truth
Shouldn’t a light go on?
Doesn’t he know that I’ve had him memorized for so long?
He sees everything black and white
Never let nobody see him cry
I don’t let nobody see me wishing he was mine
He stands there then walks away
My god if I could only say
I’m holding every breath for you...

He’d never tell you but he can play guitar
I think he can see through everything
But my heart
First thought when I wake up is
My god he’s beautiful

If you asked me if I love him
I’d lie

Love you Taylor Swift for reading my diary and turn it into a crazy super awesome song.

25 October 2011

Al-Fatihah.

Libya telah ‘dimerdekakan’ sepenuhnya oleh tentera pemberontak dengan bantuan serangan udara NATO. Dengan terbunuhnya Gadaffi, kini rakyat Libya bakal mencorakkan gaya pemerintahan mereka sendiri. Kemungkinan besar ia bakal didokong sepenuhnya oleh Amerika Syarikat dan Israel yang sangat mengiurkan rezab minyak Libya.

Tangan-tangan ghaib
Pemberontakan rakyat Libya telah didokong sepenuhnya oleh tangan-tangan ghaib daripada Barat. Israel sendiri telah dikaitkan dengan pemberontakan di Libya dengan menggunakan agensi perisikan prolifiknya, Mossad bagi menghasut dan membuat kekacauan di bandar-bandar utama di Libya. M16 milik Britain juga bergiat cergas memberi kelengkapan ketenteraan kepada tentera pemberontak Libya.
Perginya Gadaffi di tangan rakyatnya sendiri dilihat bukan kejayaan rakyat sepenuhnya namun ia adalah kejayaan Barack Obama, David Cameron, Nicolas Sarkozy dan Benjamin Natanyahu. Watak utama inilah yang menyalurkan dana dan propaganda kepada dunia bahawa kononnya peperangan saudara di Libya adalah peperangan ‘suci’ untuk menumbangkan rejim zalim.
Ironinya, kuasa Barat yang menyokong dan bersetuju mengeluarkan dana bagi ‘kepentingan’ mereka, kini muncul pula ura-ura bahawa Libya bakal berhutang kepada kuasa Barat melebihi 1 bilion dolar. Bagaimana perkara seperti ini boleh berlaku. Oleh sebab yang demikian, tampaklah bahawa bakal pemimpin Libya bakal dijadikan pemimpin boneka seperti mana yang berlaku di Afghanistan. Namun, berbeza dengan Afghanistan yang miskin hasil bumi, Libya adalah negara pengeluar minyak dan mempunyai rezab minyak setaraf dengan Iraq dan Iran semasa perang teluk tahun 1990-an.
Lihat keratan akhbar di bawah:
Sebuah lagi negara Islam bakal musnah.


Gambar yang dirakam beberapa detik sebelum Gadaffi ditembak

Di pembetung inilah Gadaffi bersembunyi.

Diseret dan dilayan seperti anjing. Beberapa detik sebelum dibunuh.




Gadaffi meraih simpati.




Kesan lubang peluru jelas kelihatan.

Mayatnya diangkut menggunakan ambulan

'Ghanimah' paling berharga..pistol bersadur emas milik Gadaffi.



Jangan tembak..jangan tembak
Tragedi Gadaffi dibunuh bermula apabila beliau diheret keluar daripada tempat persembunyiannya di Sirte. Dipercayai beliau bersembunyi di dalam pembentung dengan lengkap berpakaian tentera, berserban dan mempunyai pistol emas. Beliau yang cedera parah telah diheret dan dilayan bagi ‘seekor anjing’. Ramai tentera pemberontak mengelilinginya sehingga beliau sempat meraih simpati dengan menjerit ‘Apa yang telah aku buat pada kamu?’
Kemudian datang seorang mengacukan pistol. Gadaffi yang berlumuran darah menjerit, ’Jangan tembak..jangan tembak’  namun rayuannya tidak dilayan. Beliau menghembuskan nafas terakhir pada 20 Oktober 2011.
Jauh di sudut hati, terbit rasa kasihan dan simpati kepada nasib kolonel Muammar Gadaffi yang berakhir nyawanya di tangan rakyatnya sendiri. Apakan tidak, pemimpin yang merampas kuasa daripada Raja Idris pada tahun 1969 sangat terkenal dengan sikap lantangnya terhadap kuasa Barat. Beliau tidak segan untuk mengkritik dan mengherdik Israel, Amerika Syarikat mahupun Britain di majlis persidangan besar seperti persidangan PBB. Malahan, beliau pernah dirakam melemparkan kata-kata sindiran kepada pemimpin Arab Saudi, King Abdullah yang disifatkan sebagai pro-Amerika dan Israel.  
Kini, pemimpin yang dilahirkan di Sirte telah pergi buat selama-lamanya setelah dibunuh oleh tentera pemberontak yang terdiri daripada rakyatnya sendiri. Tiada lagi pemimpin daripada negara Islam Sunnah yang lantang bersuara sepertimana Gadaffi terhadap kuasa kolonis dan kapitalis di dunia Barat. Semoga roh Allahyarham Muammar Gadaffi dicucuri rahmat dan ditempat di kalangan orang-orang yang beriman.
My own review on this issue: 
Sungguh, berderai air transparen dari mataku. So yes, memang Gadaffi merupakan pemimpin yang mungkin tidak adil, mungkin dianggap sebagai diktator, mungkin ada tanggungjawab yang dilepaskan, semua ini aku dahulukan dengan perkataan mungkin, sebab aku sendiri tak pasti apa konflik yang dilanda antara Muammar dan rakyat Libya. Tapi, aku rasakan bahawa sesungguhnya dia masih seorang Islam, dan seorang Islam tak layak diseksa hinggakan mayatnya dipamer di pusat membeli belah, disimpan dalam peti sejuk beku dan rakyat jelata datang untuk menonton mayatnya itu. (boleh rujuk sini) Mayat, bukan jenazah. Belum disempurnakan lagi. Apa hinanya dia? Ini hanya menunjukkan umat Islam itu sendiri kejam, padahal sebenarnya tidak. Perbuatan pengikut NTC yang semestinya dari majoriti muslim, it reflects on our religion juga. Isu ini juga yang akan dibangkitkan oleh pejuang anti-Islam tentang keadilan, keamanan, dan keganasan dalam Islam. Hinggakan busuk mayatnya (link kat sini) dan anaknya dibiarkan di dalam peti sejuk itu hanya untuk ditonton oleh pihak NTC yang dalangnya Barat. Apa ini? Okay, di bawah ini ada extract from Wikipedia, tentang apa yang dia lakukan as his kick start

On gaining power he immediately ordered the shutdown of American and British military bases, including Wheelus Air Base. He told Western officials that he would expel their companies from Libya's oil fields unless they shared more revenue. In his warning, he alluded to consultation with Nasser. The oil companies complied with the demand, increasing Libya's share from 50 to 79 percent.[41] In December 1969, Egyptian intelligence thwarted a planned coup against Gaddafi from high-ranking members of his leadership. Many of the dissenters had grown uneasy with his growing relationship to Egypt.[42] In response to the failed coup, Gaddafi criminalized all political dissent and shared power only with his family and closest associates.[citation needed]Gaddafi expelled Italian settlers in Libya in 1970.[43] Despising the Christian calendar, he replaced it as the country's official with an Islamic calendar.[44] He renamed the months of the calendar. August, named for Augustus Caesar, was renamed Hannibal, and July, after Julius Caesar, was renamed Nasser, for Gamal Abdel Nasser. From 1971 to 1977, Gaddafi approved the Arab Socialist Union, modeled on Egypt's Arab Socialist Union (Egypt), to function as a political party in Libya.[45]Gaddafi increasingly devoted himself to "contemplative exile" over the next months,[10] caught up in apocalyptic visions of revolutionary pan-Arabism and Islam locked in a mortal struggle with what he termed the encircling, demonic forces of reaction, imperialism, and Zionism. As a result, routine administrative tasks fell to Major Jallud who became prime minister in place of Gaddafi in 1972. Two years later Jallud assumed Gaddafi's remaining administrative and protocol duties to allow Gaddafi to devote his time to revolutionary theorizing. Gaddafi remained the commander-in-chief of the armed forces and the effective head of state. The foreign press speculated about an eclipse of his authority within the RCC, but Gaddafi soon dispelled such theories by imposing measures to restructure Libyan society. - Wikipedia
See, dia ada jatuh bangun dia and he had tried to expel the Western force from his own country. And now, see, they seek revenge dan betullah seperti penulis artikel dari takusahrisau.wordpress.com tu katakan, pastinya pemimpin Barat bertepuk tangan sekarang, setidak-tidaknya kerana musuh lama mereka mati. Dan mungkin, sekali lagi mungkin, mereka jugalah dalang di sebalik kematian Muammar Gadaffi. 

Entahlah, aku sendiri mana tahu setiap kezaliman yang Gadaffi buat kan. Yes, indeed, people do make mistakes. Maybe that's why his own people hates him, mungkin juga disebabkan kata-kata fitnah, a killer. I don't live in Libya, I don't know the exact situation, I don't know what do they feel, I admit. But still, masa akan menentukan semua nya. The truth will emerge, when Allah wills, InsyaAllah. Aku tak berpihak pada sesiapa, cuma highlightnya dekat sini, aku rasa tak perlu menghukum saudara seIslam kita sebegitu sekali. Kejam? Jadi cara membalas kekejamannya adalah dengan menjatuhkan hukum sendiri, mengabaikan hukum Islam?

Yang penting, rakyat Libya tak wajar menghukum pemimpin mereka sebegitu sekali, sewajarnya mereka sepatutnya membawa dia ke muka pengadilan. Mungkin, sekali lagi, adalah tu propaganda dan risalah disebarkan kepada mereka oleh Barat dan Yahudi, ah, sudah tentu sekali. Tahukah kita kalau pemimpin itu sudah bertaubat? Sebenarnya, kita sepatutnya tak tergopoh-gapah menghukum manusia lain sebegitu rupa sekali. Sehina-hina manusia di mata kita, mereka masih boleh bertaubat, dan itu antara mereka dan Allah, tapi cubalah kita bersangka baik. Seandainya kita tak terlalu cepat menghukum, I'm sure this world will be a better place. I'm sure, we can reverse the darkness and enlighten our hearts. Bukan senang untuk kita hidup dekat dunia ni tanpa prasangka, tapi inilah dia, buktinya, dan pedomannya, don't judge anyone at all.

Macam ex-convict, walaupun mereka dah keluar daripada penjara, tapi masyarakat tak henti-henti memuntahkan tohmahan pada mereka, which will lead to their second downfall. Dan akhirnya, penjara-penjara dan pusat serenti takkan pernah sunyi dari menerima ahli baru. Sikit-sikit nak condemn, discriminate orang, dah macam mana. 

Entah kenapa penulisan aku hari ini lain sikit. Tak perlu kita berdiam diri. Sekurang-kurangnya, daripada menulis ni aku dapat lihat keburukan aku sendiri, semua perlakuan aku sebelum ini, semua tohmahan dan penghinaan yang pernah aku buat pada orang lain. Sungguh, aku sedar sekarang. 

People can change, dan Allah SWT akan sentiasa menerima taubat hambaNya. 
Manusia, akan sentiasa mencari lubang untuk menghina. 

Astaghfirullahaladzim. T_T

Yang buruk dari aku, yang baik itu dah tentu sekali dari Allah swt.

Memvevel lagi.

Aku ni. Dah kenapa, aku pun tak tahu. Suka sangat tergelincir, pergerakan aku sentiasa tak smooth. Nak mengeluh la ni? Tak ah. Aku bersyukur je, walaupun nama aku bukan Shukor. 
Dah cemana.

Sikit-sikit henpon jatuh. Buku jatuh. Pen, pensil, jangan cakap ah. Kat UiTM dulu memang atas lantai le aku buat kerja lukisan, mampuih aku nak duk angkat pen-pen drawing yang jatuh, memang tak la ye. Memang aku ni clumsy seyh. Sumpah tumpah seh air. Dah cemana. Jatuh longkang jangan katakan lah sudah. Aku ni bab jatuh-jatuh ni paling peberet lah katakan ye dop? Gila. Tengok-tengok dapat hadiah saguhati berupa lebam sebesar penumbuk gorila. 
Sungguh tak ayu. Ada aku kesah? :) Entah, memang sejak zahir, apa entah takdir aku ni. Terima jelah weh. Aku tak kesah pun orang pandang cemana. Dah lah, malas nak pikir. Sorry lah kalau ada susah kan sesiapa. Kan? Dah lah. Makan hati tak sedap. Baik aku makan orang. 

Ngap.

Esok last day ada assessment, which is drama for our literature class. Seronok! Rasa macam bahagia je. Pastu aku nak chow. Entah, aku nak cuti lama-lama pun buat apa weh. Ah tapi lantaklah. Dah kenapa aku ni weh. Aku serabuts lahs. 

Aku nak lari dari manusia. PMS.

Bencikau. 

23 October 2011

Wenggggg grengg grengg


Meh gua cerita pasal rempit.
Rempit berani.
Rempit hebat.
Rempit jumpa polis, lari.
Rempit jumpa polis, kencing.
Rempit muka dia muka pecah rumah pun dia cakap dia hensem.
Rempit konfiden.
Rempit neves pandai kaver.
Dalam kasut ada barang, kena tahan polis pun, muka buat slamber.
Mana gua tahu?
Gua pun rempit la, bro.

Ace berperangai rempit sikit.
Yang eloklah, yang tak elok jangan lah lu ikut.
Bro, lu kena konfiden, bro.
Lu ni gua tak tahu la ape masalah lu.

Hasil tulisan; Nami dari tentangnami.blogspot.com

Adoi, rempit pun bolehhh!
Nak mereput aku gelak kat sini hahah.
Pinjam eh Nami, post ni. Wee.